Tier apresiasi situs geopolitik.org

Kenapa penting memahami politik dan geopolitik? Sama seperti ekonomi, politik tidak terpisahkan dari spesies yang bernama manusia. Memahami ekonomi dan politik, berarti dapat memahami dua dari banyak sisi dari spesies manusia.

Roy Abimanyu akan menjadi periset anda. Kumpulan catatan studi akan tetap tersedia di web geopolitik.org, namun untuk yang bersifat pembacaan yang lebih mendalam sangat membutuhkan dukungan anda secara finansial. Dari mulai tulisan opini ringan hingga political brief.

“Le terme de géopolitique… désigne en fait tout ce qui concerne les rivalités de pouvoirs ou d’influences sur des territoires et les populations qui y vivent.”
Yves LACOSTE, Géopolitique: La longue histoire d’aujourd’hui.

The term of geopolitics… designate in fact all that concerns the rivalries of power and of influence on the territories and the populations living there.

Mengenai Situs Ini
Situs ini tidak ditujukan untuk menjawab persoalan-persoalan politik (ataupun geopolitik) Indonesia. Ia dihadirkan di Internet sebagai alat pembelajaran bersama dalam menganalisa pertarungan antar kekuasaan dan antar pengaruh di atas wilayah-wilayah dan penduduk-penduduknya.

Di dalam situs ini, ditinggalkan sudah jauh-jauh teori-teori geopolitik pra abad duapuluh (Friedrich Ratzel, Rudolf Kjellén, Halford McKinder, Alfred Mahan) yang ternyata justru membawa petaka tiga perang dunia (dua terbuka dan satu tersembunyi dalam istilah perang dingin). Situs ini mencoba membongkar secara kritis warisan-warisan teoritik tersebut, yang hingga sekarang masih menghinggapi wacana geopolitik arus utama di Indonesia. Ia akan berbicara banyak mengenai bangunan nasionalisme, pewacanaan sebuah konflik, wahana politik dalam hubungan internasional sampai politik lokal, dan seterusnya.

Oleh sebab itu, situs ini diharapkan menjadi kontekstual dalam pertarungan wacana di Indonesia. Di negeri ini, wacana geopolitik melulu diwujudkan dalam bentuk “Wawasan Nusantara”, “Negara Kesatuan Republik Indonesia”, dan seterusnya yang terus-menerus berhubungan dengan persoalan nasionalisme. Tak banyak yang menyadari, hal-hal yang demikian justru melupakan pemahaman yang baik atas notion masyarakat, kehendak dan pandangan berbagai elemen di dalamnya. Akhirnya, nasionalisme menjadi sesuatu yang mistis, jatuh dari langit dan terlupakan bahwa dirinya hanyalah sebuah alat pertarungan antar kekuasaan untuk memperebutkan wilayah dan pengaruh atas masyarakatnya.

Situs ini sebenarnya terbagi atas empat kategori. Pertama, artikel-artikel pendapat saya sehubungan dengan geopolitik atau dunia politik (Opinion). Kedua, artikel-artikel yang ditulis sebagai alat memahami teori atau metode dalam geopolitik (Etudes). Ia dapat berupa terjemahan, saduran ataupun rangkuman. Ketiga, artikel-artikel yang saya tulis sebagai tugas kuliah Sciences-Po Toulouse ataupun aplikasi dari kategori kedua (Travaux-Etudes). Kategori terakhir, adalah artikel-artikel resensi buku (Livres). 

Mengenai Penulis
Saya bernama Roysepta Abimanyu. Sehari-hari nongkrong sambil bantu-bantu bersih-bersih dan cuci-piring. Krisis ekonomi 1997 yang dilanjutkan dengan turunnya Soeharto pada Mei 1998 membuat dunia politik menjadi sesuatu yang saya minati untuk dipelajari dan dibahas serius. Pada tahun 2004-2006 saya mempelajari geopolitik dan hubungan internasional di Institut Français de Géopolitique – Université Paris VIII dan Institut d’Etudes Politiques (Sciences-Po) Toulouse. Periode 2012-2014, iseng-iseng berhadiah belajar filsafat di STF Driyarkara, tapi ya ternyata tak bisa luangkan waktu untuk sampe tuntas.

Konten Terkunci

1 file untuk di-download

Rp 10,000
paket 1 konten
Akses 30 hari
Sudah mendukung? Login untuk mengakses

Kolom Komentar

Apakah konten ini melanggar ketentuan yang berlaku sesuai general.terms? laporkan