
Belum aku iyakan namun penisnya sudah disodorkan ke bibirku dan kepalaku didorong ,rio memang tipe orang yang kasar diranjang namun dia baru tunjukan sekarang saja, masuklah pen*snya kedalam mulut ku ,kuhisap perlahan lahan agar tidak terkena gigi lagi terdengar desahan rio keenakan, pen*s rio memang hanya masuk sekitar 3/4 didalam mulutku rio juga meremas-remas dadaku sampai pen*sku Kembali berdiri lagi dibuatnya dengan sp*rma yang masih menetes.
Pengalaman ku menjadi cder
14
4
10
Berlanjut
perkenalkan namaku wildan berikut cerita bagaimana pengalaman ku pertama kali menjadi crossdresser. cerita ini dimulai ketika aku kelas 3 SMP, awalnya aku adalah anak laki-laki normal pada umumnya hanya saja aku kurang suka bergaul. lingkungan rumahku juga tergolong sepi karena berada di ujung gang dan belakang rumahku cuma ada kebon kosong yang tak terurus. perawakanku seperti laki laki pada umumnya hanya saja berat badan ku sekitar 50kg dan tinggi badanku 160cm kulitku tidak terlalu putih tapi teman teman ku bilang aku tergolong cowo idaman pada waktu itu. walaupun banyak perempuan yang mendekatiku jujur saja aku tidak pernah berminat untuk pacaran karena aku terlalu pemalu dan pendiam.
418 kata
Dukung suporter dengan membuka akses karya
Pilih Tipe Dukunganmu
Sudah mendukung?
Login untuk mengakses
Selanjutnya
pengalaman crossdreessing part 9
2
0
Aku: Aku merasa sama kamu. Setiap malam kita berbicara, aku merasa lebih dekat denganmu. Terima kasih sudah selalu ada, meskipun hanya melalui layar.Rio: Kita akan segera bersama lagi, dan saat itu tiba, kita akan memiliki banyak cerita untuk dibagikan. Aku tidak sabar menunggu.Aku: Aku juga. Sampai saat itu, aku akan terus menantikan setiap video call kita.Kita melanjutkan percakapan kita dengan tertawa dan berbagi momen-momen kecil sebelum akhirnya kita melakukan penutupan seperti biasa yaitu VCS . aku langsung buka piyamaku dan terlihat lah lingerie yang seksi dan juga tit*t ku yang kecil seperti malu-malu menyapaRio: sayang seksi banget ternyata kamu udah surprise ya pake lingerie ”Aku: hehe iya dong"
Apakah konten ini melanggar ketentuan yang berlaku sesuai
syarat dan persetujuan?
Laporkan