
Bab 7. Living Together
“Kai, kamu mau ngopi atau ngeteh?”
“Susu boleh, nggak?”
Bab 8. First Night
“Kai, pelan-pelan, kan?”
“Iya, Sayang!”
Living Together
214
5
21
Selesai
“Aku bayarin sebagian utang kamu, tapi ….”“Aku tidur sama kamu!” Dengan cepat Irish menyela hingga Kai terpana lalu tertawa. “Aku bukan pelacur, Kai. Keluar!” Irish mengusir Kai dengan marah, tapi Kai bergeming. “Atau kalau nggak mau dianggap pelacur, aku bayarin semua utang kamu, tapi kamu tinggal sama aku!” Kali ini darah Irish sudah mendidih. Tak pernah ada yang merendahkan dirinya seperti Kai yang terang-terangan ingin membelinya. Namun, Irish butuh Kai sama seperti Kai butuh dirinya. Irish anak baik-baik yang terlilit utang akhirnya menjalani hidup bersama dengan Kai, cowok brengsek yang gemar main perempuan. “Kita pasangan hidup bersama yang klop. Kita nggak butuh cinta, cuma saling membutuhkan dan melengkapi!”Mungkinkah tidak ada cinta di antara mereka berdua yang menjalankan konsep hidup bersama untuk saling memenuhi kewajiban masing-masing? Ditambah kerumitan hubungan Irish dengan keluarganya, Kai dengan orang tuanya, serta Valino - cowok yang mematahkan hati Irish, Kai dan Irish menjadi saling membutuhkan lebih dari sekadar teman main di tempat tidur.Cek Paket untuk lebih hematCek Voucher untuk tambahan diskon khusus.
2,981 kata
Dukung suporter dengan membuka akses karya
Pilih Tipe Dukunganmu
Sudah mendukung?
Login untuk mengakses

Selanjutnya
Living Together Bab 9, 10, 11
11
0
Bab 9. Konsep Hidup Bersama“Saya temannya, teman hidup, teman tidur ….” Bab 10. Keluarga“Tapi catat ya, kamu bukan milik aku. Kapan aja kamu bebas buang aku, kan?”Bab 11. Valino“Dalam perjanjian, kamu nggak bisa ngelarang aku nyentuh kamu di mana pun aku mau!”
Apakah konten ini melanggar ketentuan yang berlaku sesuai
syarat dan persetujuan?
Laporkan
