Agama Indomie #CeritadanRasaIndomie

7
3
Deskripsi

Sial. Tanah ini semakin lama semakin sempit saja. Padahal awalnya terasa luas sampai-sampai membuatku takut bertualang. Kini aku takut pulang.

“Berhenti! Hoi! Penyusup!”

Ada belasan orang yang mengejar kami. Dari jarak sekitar tiga puluh tombak, orang-orang itu terus mengikuti kami hingga sejauh ini.

“Dayang Maya! Cepat!”

Aku menyuruh Dayang Maya berlari lebih lekas karena kecepatan orang-orang di belakang kami sungguh luar biasa. Aku khawatir Dayang Maya terkena lemparan batu mereka.

Sambil tetap berlari, dia menoleh ke arahku. “Di ujung sana jurang, Raden Prastia! Apa kita...

Karya ini GRATIS! Tapi kamu boleh kok kasih tip biar kreator hepi 🥰

Kolom Komentar

Apakah konten ini melanggar ketentuan yang berlaku sesuai syarat dan persetujuan? Laporkan