[TOL] BAB 03 - WORK WITH GRANDPA

2
1
Deskripsi

Cuplikan bab sebelumnya :

“Dasar cucu keras kepala, cucu jelek! Kau harus mau menikah!”

“Kalau begitu grandpa saja yang menikah,” jawab Wang Yibo santai.

Satu pukulan mengenai telak tungkai kaki Wang Yibo. “Hentikan grandpa, ada pegawaiku di sini. Apa kau ingin ada hot news di kantor dengan headline ‘seorang kakek tega menganiaya cucunya sendiri’?”

Mendengar itu Kakek Wang menoleh ke belakang, langsung saja matanya berbinar terang tatkala melihat seseorang yang berdiri di depan mereka. Kakek Wang ingat...

Cuplikan bab sebelumnya :

“Dasar cucu keras kepala, cucu jelek! Kau harus mau menikah!”

“Kalau begitu grandpa saja yang menikah,” jawab Wang Yibo santai.

Satu pukulan mengenai telak tungkai kaki Wang Yibo. “Hentikan grandpa, ada pegawaiku di sini. Apa kau ingin ada hot news di kantor dengan headline ‘seorang kakek tega menganiaya cucunya sendiri’?”

Mendengar itu Kakek Wang menoleh ke belakang, langsung saja matanya berbinar terang tatkala melihat seseorang yang berdiri di depan mereka. Kakek Wang ingat siapa pegawai itu.

“Cucu manis! Akhirnya kita bertemu lagi, kakek merindukan cucu manis.”

•••

Sebenarnya ada kerja sama apa antara Xiao Zhan dan Kakek Wang?

 

Karya ini GRATIS! Tapi kamu boleh kok kasih tip biar kreator hepi 🥰

Selanjutnya [TOL] BAB 04 - GET STARTED MISSION
4
0
Cuplikan bab sebelumnya :Tawa itu berangsur mereda, tergantikan kekehan kecil. “Kalau kamu mau menghibur Kakek bukan begitu caranya,” ujarnya lagi.Xiao Zhan mengerutkan kedua alisnya bingung. “Lalu bagaimana?”Sebuah senyum terukir di wajah Kakek Wang. “Gantikan Kakek untuk menyuruhnya mau menikah.”Kedua netra sehitam arangnya terbelalak. Syok dengan permintaan Kakek Wang di hadapannya. Bagaimana bisa ia menyuruh-nyuruh seseorang, apalagi itu berkaitan dengan bosmu sendiri? Hah ... memikirkannya saja sudah membuat ia sakit kepala.“Maaf, Kakek. Aku—”“Kakek gaji,” potong Kakek Wang cepat.“... mau!” Kedua mata Xiao Zhan berbinar terang.Uang nomor satu, masalah yang akan datang bisa nomor ke sekian. Selagi bisa dapat uang tambahan, gas saja dulu.Lumayan, buat bayar cicilan ....
Apakah konten ini melanggar ketentuan yang berlaku sesuai syarat dan persetujuan? Laporkan