
Cuplikan bab sebelumnya :
“Dasar cucu keras kepala, cucu jelek! Kau harus mau menikah!”
“Kalau begitu grandpa saja yang menikah,” jawab Wang Yibo santai.
Satu pukulan mengenai telak tungkai kaki Wang Yibo. “Hentikan grandpa, ada pegawaiku di sini. Apa kau ingin ada hot news di kantor dengan headline ‘seorang kakek tega menganiaya cucunya sendiri’?”
Mendengar itu Kakek Wang menoleh ke belakang, langsung saja matanya berbinar terang tatkala melihat seseorang yang berdiri di depan mereka. Kakek Wang ingat...
Cuplikan bab sebelumnya :
“Dasar cucu keras kepala, cucu jelek! Kau harus mau menikah!”
“Kalau begitu grandpa saja yang menikah,” jawab Wang Yibo santai.
Satu pukulan mengenai telak tungkai kaki Wang Yibo. “Hentikan grandpa, ada pegawaiku di sini. Apa kau ingin ada hot news di kantor dengan headline ‘seorang kakek tega menganiaya cucunya sendiri’?”
Mendengar itu Kakek Wang menoleh ke belakang, langsung saja matanya berbinar terang tatkala melihat seseorang yang berdiri di depan mereka. Kakek Wang ingat siapa pegawai itu.
“Cucu manis! Akhirnya kita bertemu lagi, kakek merindukan cucu manis.”
•••
Sebenarnya ada kerja sama apa antara Xiao Zhan dan Kakek Wang?
Karya ini GRATIS! Tapi kamu boleh kok kasih tip biar kreator hepi 🥰

